Sekiro Shadows Die Twice: Soulslike Presisi Tanpa Ampun

Dunia Jepang Sengoku yang Kelam

Sekiro: Shadows Die Twice mengambil latar era Sengoku Jepang yang dibalut fantasi gelap dan unsur mistis. Dunia Ashina dipenuhi kastil yang runtuh, desa terbakar, dan kuil sunyi yang menyimpan ancaman mematikan. Tidak seperti soulslike tradisional yang mengandalkan dunia terbuka luas, Sekiro menyajikan area yang lebih terstruktur namun vertikal. Grappling hook memungkinkan pemain menjelajah dari atap ke atap, membuka jalur alternatif dan pendekatan stealth. Lingkungan dirancang untuk mendukung duel satu lawan satu, bukan sekadar kerumunan musuh. Atmosfer dunia terasa keras dan tanpa belas kasihan, mencerminkan konflik dan kehancuran yang melanda Ashina.

Sistem Combat Berbasis Posture

Inti gameplay Sekiro terletak pada sistem posture, bukan stamina atau damage murni. Pemain dituntut menekan musuh secara agresif dengan serangan dan deflect presisi untuk mematahkan posture lawan. Deflect bukan pilihan, melainkan kewajiban. Bertahan pasif hampir selalu berujung kematian. Combat Sekiro terasa seperti duel pedang intens, di mana timing dan ritme jauh lebih penting daripada build karakter. Setiap boss fight menjadi ujian refleks dan konsistensi, bukan sekadar kesabaran. Sistem RAJA 99 ini membuat Sekiro terasa sangat teknis dan berbeda dari soulslike lain.

Stealth dan Mobilitas Tinggi

Sekiro memberi kebebasan pendekatan lewat stealth dan mobilitas tinggi. Pemain dapat menghabisi musuh secara diam-diam, mengurangi tekanan sebelum duel besar. Grappling hook memungkinkan reposition cepat dan memberi keunggulan taktis. Pendekatan ini memberi variasi gameplay, meski pada akhirnya duel frontal tetap menjadi inti pengalaman. Stealth bukan pengganti skill combat, melainkan alat pendukung. Kombinasi mobilitas, stealth, dan duel membuat gameplay Sekiro terasa tajam dan fokus.

Cerita Personal dan Terarah

Berbeda dari soulslike lain yang narasinya sangat tersirat, Sekiro menyajikan cerita yang lebih langsung dan personal. Pemain mengikuti perjalanan Wolf, shinobi setia dengan misi jelas melindungi tuannya. Dialog lebih sering, karakter memiliki motivasi kuat, dan konflik terasa lebih manusiawi. Meski tetap menyisakan misteri, cerita Sekiro lebih mudah diikuti dan emosional. Pilihan ending menambah kedalaman narasi tanpa mengganggu fokus utama permainan.

Kelebihan dan Kekurangan Sekiro

Kelebihan Sekiro terletak pada combat presisi kelas atas, desain boss luar biasa, dan identitas gameplay yang sangat kuat. Tidak ada grinding build atau pilihan mudah; kemenangan murni soal skill. Namun, tingkat kesulitan ekstrem membuat Sekiro tidak ramah bagi semua pemain. Minimnya variasi build juga bisa terasa membatasi bagi penggemar RPG. Meski begitu, bagi pemain yang mencari tantangan murni dan kepuasan mekanik tinggi, Sekiro adalah pengalaman yang sulit ditandingi.